Hujan Badai Tetap Bergembira

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Artikel Teknologi Teknologi Inovasi Arang Kompos Bioaktif

Teknologi Inovasi Arang Kompos Bioaktif

E-mail Cetak PDF

1. Pengertian Arang Kompos Bioaktif

• Arang kompos bioaktif (Arkoba) adalah gabungan arang dan kompos yang dihasilkan melalui teknologi pengomposan dengan bantuan mikroba lignoselulotik yang tetap hidup di dalam kompos. Apabila diberikan ke tanah mikroba tersebut berperan sebagai biofungisida untuk melindungi tanaman dari serangan penyakit akar, sehingga disebut bioaktif.

• Keunggulan Arkoba adalah karena keberadaan arang yang menyatu dalam kompos, hingga pada tanah ikut andil dan berperan sebagai agent pembangun kesuburan tanah.


• Produk ini dibuat dengan tujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah di sektor kehutanan dimana selama ini menjadi sumber polutan terutama serbuk gergaji dari industri penggergajian dan limbah pada saat pemanenan hutan.

• Beberapa uji coba menunjukkan bahwa pemberian Arkoba pada tanah selain dapat menambah ketersediaan unsur hara tanah, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologis tanah, dan dapat meningkatkan pH dan nilai kapasitas tukar kation (KTK) tanah, sehingga cocok digunakan untuk rehabilitasi/reklamasi lahan-lahan kritis dan masam di Indonesia.

• Aplikasi Arkoba pada tanaman meningkat hingga 2-3 kali lipat dibanding dengan yang tanpa Arkoba (kontrol).

• Aplikasi teknologi Arkoba di Ciloto (KPH Cianjur), pada tanaman pak choi, brokoli, dan wortel di bawah tegakan meningkat 1,5 kwintal (150 kg), dibandingkan dengan pupuk yang yang biasa digunakan oleh petani, selain itu juga mengurangi penggunaan pupuk kimia sebesar 40 %.

• Teknologi Arang kompos bioaktif sangat cocok digunakan untuk mendukung budidaya organik dengan memanfaatkan limbah organik yang sumberdayanya sangat melimpah

2. Diseminasi dan sosialisasi teknologi Arkoba

• Sejak tahun 2000 P3HH dibawah koordinasi Bidang pelaporan dan evaluasi hasil penelitian (PEP), teknologi ARKOBA telah disosialisasikan /diseminasi sekaligus peragaan pembuatan arang kompos di beberapa daerah di Jawa dan Sumatera yang dikemas dalam bentuk acara Gelar Teknologi dan Temu Lapang antara lain di Kabupaten Serang; Ciamis; Tasikmalaya; Garut; Pandeglang; Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis, Leuwiliang; Ciloto (KPH Cianjur); KRPH Jembolo Utara, Kota Semarang; dan Kabupaten Muaro Jambi, Propinsi Jambi. Kegiatan Di Jambi sebagian besar dana ditunjang dari dana Kerjasama P3HH dengan JIFPRO (Jepang). Kerjasama ini dimulai sejak tahun 2000 hingga tahun 2003/2004, sedang sebagai dana pendamping adalah dana pemerintah Indonesia melalui P3HH (DIK-S DPL).

• Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang telah menerapkan teknologi pembuatan arang kompos bioaktif. Berawal dari kegiatan Gelar Teknologi pada tahun 2003. bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Garut. Kegiatan pembuatan Arkoba masih berlangsung untuk menunjang program GERHAN mulai 2003-2004 hingga sekarang. Perkembangan kondisi terakhir menunjukkan bahwa terdapat 12 kelompok tani binaan Dinas Kehutanan yang terlibat dalam kegiatan produksi Arkoba, namun baru 7 Kelompok yang aktif sebagai produsen yang di koordinir oleh LSM GEPAK (LSM yang bertugas sebagai pendamping pada pelaksanaan GERHAN di Kab. Garut sejak tahun 2004).

Hasil evaluasi perkembangan produksi dan aplikasi arang kompos bioaktif di Kabupaten Garut, yang dikoordinir oleh LSM Gepak di bawah binaan Dinas Kehutanan, menunjukkan bahwa teknologi Arkoba telah berhasil dan sukses di adopsi oleh masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh LSM Gepak bekerjasama dengan Dinas Kehutanan, telah melakukan pelatihan pembuatan Arang Kompos Bio Aktif dengan peserta 23 DANRAMIL dan Babinsa wil Kab Garut pd tahun 2008. Sehingga keberhasilan Kab. Garut dalam menyerap dan menerapkan teknologi Arkoba dapat dijadikan tolok ukur dan contoh untuk diterapkan pada daerah-daerah lainnya.

• Aplikasi Arkoba pada tanaman tembaku di Kab. Garut oleh KT. LSM Gepak ternyata meningkatkan kuantitas dan kualitas daun tembakau secara signifikan (volume daun meningkat sampai 2,5 kali, serta meningkatkan aroma daun).

• Menurut Kepala Dinas Kehutanan Kab. Garut Ir. Edi Muharam: sekitar 7500 Ha Luas lahan Gerhan di Kab Garut th 2007, 50 % (sekitar 1000 ton) dari lahan tersebut ditanam dengan menggunakan Arkoba. Kepala Dinas Kehutanan Kab Garut juga mengemukakan bahwa Teknologi Arkoba ini sangat dirasa manfaatnya. Beliau juga telah ikut mempromosikan untuk menggunakan Arkoba untuk rehabilitasi lahan Pertamina, serta KaDishut juga sangat mengharapkan bahwa untuk selanjutnya Arkoba ini akan menjadi trademarknya Kab. Garut, melalui kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Dishut bersama Pemda setempat.

• Pada th 2004 dengan dana SKO-R dilakukan kegiatan pembuatan Arkoba langsung di TPA Pandeglang dengan judul kegiatan Pengembangan Pembuatan Arang Kompos Dalam Rangka Menunjang Gerhan (Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan Dan Lahan) Di Pandeglang, Propinsi Banten. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Dinas Kehutanan dan Dinas Kebersihan setempat serta dukungan penuh oleh Paguyuban Kelompok Tani Hutan Alam Lestari, Pandeglang sebagai pelaksana lapangan. Kelompok ini sampai sekarang masih melakukan aktivitas pembuatan atau aplikasi Arkoba, sehingga pada tahun 2007 Paguyuban Kelompok Tani Hutan Alam Lestari ini termasuk salah satu kelompok penerima penghargaan ke dua tingkat Nasional dan diundang ke Istana Presiden dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus th 2007.

• Pada tahun 2006 kegiatan ini juga dilakukan di desa Karyasari, Kabupaten Bogor. Produksi Arkoba difokuskan untuk memacu produktivitas daun murbei untuk budidaya ulat sutera. Selain itu juga diaplikasikan pada budidaya nilam, pepaya, dan tanaman Melaleuca bracteata. Hasil yang diperoleh sangat meyakinkan, karena hanya dengan memberi Arkoba 0,5 kg/rumpun pada tanaman murbei yang berumur sekitar 10 bulan, meningkatkan jumlah daun murbei sebesar lima kali lipat (menurut Ketua Kelompok), selain itu juga meningkatkan kualitas benang sutera yang dihasilkan.

http://www.ciqhal.com/blog/141

 

Acak Gambar

Login Anggota


Pengunjung

Kami memiliki 2 Tamu online

ShoutBox


Ads on: Special HTML